1. Khadafy Pidato 1,5 Jam di Sidang PBB
Pertama kali berpidato di sidang PBB, pemimpin Libya itu mencecar Dewan Keamanan PBB
Tepat setahun yang lalu, Muammar Khadafy, berpidato selama sekitar satu
setengah jam di Sidang Tahunan Majelis Umum Peserikatan Bangsa-Bangsa
(PBB) di New York, AS. Sebenarnya, pemimpin Libya itu hanya diberi jatah
waktu berpidato selama 15 menit, namun dia langgar.
Selama
berpidato, Khadafy mencela Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
(DK PBB), yang dianggap gagal menjaga perdamaian dunia. Inilah pidato
pertama bagi Khadafy di depan sidang PBB sejak 40 tahun memimpin Libya.
Khadafy menganggap PBB gagal mencegah berkobarnya rangkaian peperangan.
Dia mencatat sedikitnya 65 perang besar terjadi sejak berakhirnya Perang
Dunia Kedua 1945 atau sejak PBB dibentuk.
Khadafi pun menuduh negara-negara kuat dunia meremehkan dan
memperlakukan negara lain sebagai negara kelas dua. Pidato Khadafi fokus
pada ketidakberimbangan DK PBB karena lima anggota tetapnya, AS, Rusia,
China, Inggris, dan Prancis memiliki hak veto.
"Seharusnya itu disebut 'dewan teror'," kata Khadafi. Dia meminta agar
hak veto dihapus dan keanggotaan diperluas dengan menyertakan suara
lebih besar dari negara-negara Afrika, Amerika Latin, serta
negara-negara Muslim dan Arab.
Sementara pidato pemimpin negara lain fokus ke masa depan, pidato
Khadafi banyak mengenang masa lalu. Dia menyalahkan DK PBB karena gagal
mencegah atau mengintervensi 65 perang sejak PBB didirikan pada 1945.
Dia juga meminta perbaikan besar-besaran atas kolonialisasi Afrika,
mendesak investigasi tambahan atas kematian Sekretaris Jenderal PBB Dag
Hammarskjold pada 1961, Presiden AS John F. Kennedy tahun 1963, pejuang
hak asasi AS Martin Luther King pada 1968, dan lainnya.
Para pimpinan delegasi sebenarnya hanya diperbolehkan berbicara sekitar
15 menit. Kode berupa lampu merah akan menyala bila tiba saatnya mereka
berhenti berpidato. Namun, aturan itu dilanggar sejumlah pemimpin
delegasi, termasuk Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.
Saat berpidato, Obama tidak mempedulikan lampu itu dan berbicara selama
38 menit. Namun pelanggaran yang dilakukan Khadafy lebih parah.
Pemimpin Libya berusia 67 tahun itu berpidato selama 1 jam 36 menit. Ini
membuat jadwal pidato delegasi sesudahnya berantakan dan mengganggu
jadwal makan siang yang disediakan Sekjen PBB Ban ki-moon untuk
menyambut kehadiran lebih dari 100 pemimpin negara dan pemerintahan.2. Hugo Chavez: Mimbar PBB Tak Lagi Bau Setan
Podium PBB ini tidak lagi berbau belerang. Baunya sudah pergi. Ada bau lain, bau harapan
Tepat setahun yang lalu, Presiden Venezuela, Hugo Chavez, berpidato di
sidang tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York,
Amerika Serikat (AS). Dia saat itu melontarkan pujian bagi presiden baru
AS, Barack Obama. Padahal, dalam pidato tahun 2006 di forum yang sama,
Chavez menyamakan presiden AS saat itu, George W. Bush dengan setan.
Selain menyebut presiden berkulit hitam pertama AS tersebut sebagai
sosok intelek, Chavez juga menyamakan Obama dengan John F. Kennedy,
Chavez. "Saya harap Tuhan akan melindungi Obama dari peluru yang
menewaskan Kennedy," katanya. "Saya juga berharap Obama mampu melihat
dengan seksama apa yang harus dilihat dan dibawa demi perubahan," lanjut
Chavez.
Seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN, tiga tahun lalu dalam
forum yang sama satu hari setelah Bush berpidato, Chavez mengatakan
bahwa podium tempat pidato tersebut masih berbau belerang. Namun Kamis
kemarin, dia melihat ke sekeliling podium dan berkata, "Podium ini tidak
lagi berbau belerang. Baunya sudah pergi. Ada bau lain, bau harapan."
Namun
dalam pidato yang hampir tepat satu jam tersebut, dia tetap mengritik
beberapa kebijakan AS, mempertanyakan mengapa ada dua Obama. Chavez
menyalahkan Pentagon karena mereka di berada di balik kudeta militer
Presiden Honduras, Jose Manuel Zelaya, Juni lalu. "Prajurit Amerika tahu
tentang kudeta itu dan mendukungnya," kata Chavez.
"Inilah kontradiksi yang harus dihadapi Obama. Apakah ada dua Obama?
Obama berbicara di sini kemarin. Apakah dia punya kembaran? Mari
berharap bahwa apa yang kita dengar kemarin akan berlaku. Mari kita
berharap akan itu. Itulah yang diperlukan oleh dunia," lanjut Chavez.
Menurut Chavez, ada beberapa friksi antara pemerintah AS dan Pentagon.
Chavez juga mendesak AS untuk mencabut blokade terhadap Kuba dan
mengritik rencana membuka pangkalan militer AS di Kolombia. Dia juga
megecam kapitalisme dan memuji bentuk-bentuk sosialisme karena merupakan
jalan keselamatan bagi planet ini.3. Berpidato, Ahmadinejad Bawa Injil dan Qur'an
Berpidato di PBB, Presiden Iran itu mempertunjukkan kitab suci umat Muslim dan Kristen
Ada yang unik pada pidato Mahmoud Ahmadinejad di sidang tahunan Majelis
Umum PBB di New York, Kamis 23 September 2010. Presiden Iran itu membawa
kitab al-Qu'ran dan Alkitab. Bahkan dia mempertunjukkan kitab suci umat
Muslim dan Kristen itu kepada para hadirin.
Aksi itu dilakukan Ahmadinejad pada pertengahan pidato, setelah para
diplomat dari Amerika Serikat, Eropa dan negara-negara lain melakukan
aksi boikot (walkout).
Saat
mempertunjukkan dua kitab suci itu, Ahmadinejad menyayangkan kasus
pelecehan terhadap al-Qur'an. "Kitab suci Qur'an merupakan Buku yang
Ilahi dan keajaiban abadi bagi Islam," kata Ahmadinejad dalam pidatonya,
sesuai dengan naskah yang dikirim ke laman resmi PBB.
"Kita secara bijak harus mencegah jangan sampai masuk ke tangan-tangan
Setan. Mewakili bangsa Iran, saya menaruh hormat kepada semua Kitab
Ilahi dan para pengikutnya. Ini adalah al-Qur'an dan ini adalah Alkitab.
Saya menghormati keduanya," kata Ahmadinejad sambil memperlihatkan
kedua kitab suci itu.
Sebelumnya, dia mengingatkan bahwa para nabi ilahi memiliki misi bagi
umat manusia untuk percaya pada satu Tuhan (monoteisme), cinta dan
keadilan sekaligus menunjukkan belas kasih bagi kemakmuran serta
menjauhi ateisme dan egoisme.
Namun, pemimpin berusia 53 tahun itu menyayangkan bahwa ajaran para nabi
itu sering tercermar oleh "ego dan nafsu tamak" manusia. Dia
selanjutnya memberi sejumlah contoh bagaimana manusia sudah berkali-kali
diperingati oleh para utusan Tuhan.
"Nimrod menghadapi Hazrat Abraham dan Firaun menghadapi Hazrat Musa.
Kaum tamak menghadapi Hazrat Yesus Kristus dan Hazrat Muhammad (damai
beserta kita sekalian). Dalam beberapa abad terakhir, etika dan nilai
kemanusiaan telah ditolak sehingga menyebabkan keterbelakangan," kata
Ahmadinejad.
Dia pun menyayangkan bahwa nafsu untuk mendapatkan kapital dan dominasi
telah menggantikan ajaran monoteisme, yang merupakan gerbang bagi cinta
dan persatuan. "Ini akhirnya memunculkan berbagai konflik yang membuka
jalan bagi terjadinya perbudakan dan kolonialisme," kata Ahmadinejad.
Selanjutnya, Ahmadinejad mulai melontarkan kritik pedas kepada AS,
kapitalisme, dan juga kepada PBB. Itulah yang membuat para delegasi dari
sejumlah negara melakukan aksi boikot dengan meninggalkan ruang sidang
saat Ahmadinejad masih berpidato.
Menurut stasiun televisi CNN, mereka yang walkout adalah delegasi AS,
Inggris, Swedia, Australia, Belgia, Uruguai dan Spanyol. Selain itu,
para delegasi dari 27 negara Uni Eropa sebelumnya bersepakat
meninggalkan sidang bila Ahmadinejad membuat pernyataan yang menebar
kebencian.
Jumat, 04 November 2011
Arti KKP
Kuliah Kerja Nyata (KKN)
adalah salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dalam
melaksanakan program kegiatan KKN yang berlokasi di Dusun Barukan, Desa Barukan
, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tidak lepas dari tujuan
dan sasaran KKN Universitas Islam Indonesia serta merupakan tempat
yang baik untuk mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu yang ada untuk dapat
direalisasikan menjadi suatu program kegiatan sehingga bermanfaat bagi
masyarakat luas pada umumnya dan khususnya pada warga Dusun Barukan.
Dari hasil observasi yang
telah didapat, kami mencoba untuk melakukan pendekatan secara kondusif
yang bertujuan untuk memotivasi masyarakat dengan kultur yang sedemikian rupa
agar dapat diajak bekerjasama guna untuk membangun lingkungan fisik dan
nonfisik untuk memajukan Dusun Barukan. Saya berusaha memotivasi dan mengajak
masyarakat untuk mulai membenahi dan meningkatkan kualitas kesehatan mereka
yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu masyarakat dan
juga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para masyarakat. Wujud bantuan
tersebut saya lakukan dengan mengimplementasikan permasalahan kedalam bentuk
program kegiatan antara lain: Peningkatan Pengetahuan Lingkungan Pada Anak-Anak
Melalui Program TPA, Program Administrasi Lingkungan, Peningkatan Kesehatan Dan
Keakraban Masyarakat Melalui Program Olah Raga. Alhamdulillah, program
yang kami lakukan semuanya mendapat respon positif dari warga Dusun
Barukan dan mereka selalu mendukung penuh setiap program yang kami lakukan
sehingga semua program kami dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Selasa, 27 September 2011
INDONESIA NEGRI DONGENG....????
TIADA MAAF BAGIMU (KORUPTOR)
Aneh sekaligus konyol, itulah kesan yang dapat saya tangkap dan mungkin
juga oleh 200 juta lebih penduduk Indonesia ketika mendengarkan Ketua DPR kita
mengemukakan bahwa KPK dibubarkan saja dan para koruptor dimaafkan asal mengembalikan
uang hasil rampokannya. Anehnya pula, ide tersebut muncul dari argumentasi
bahwa tidak ada lagi orang berani dan bersih di negeri ini yang bisa memimpin
KPK. Argumen lainnya adalah penyakit korupsi sudah sangat akut dan menjalar ke
seluruh tubuh dinegeri ini, sementara KPK yang dibentuk dengan anggaran besar
tidak mampu mengatasinya. Kedua argumen ini jelas tidak tepat dan menggunakan
logika yang salah, serta mengandung sikap pesimistis yang seharusnya tidak
dimiliki oleh seorang pemimpin, terlebih seorang negarawan.
Apabila KPK kita ibaratkan sebagai sebuah senjata untuk menembak
perampok, namun senjata tersebut pelatuknya macet atau pelurunya kurang, tentu
saja kita tidak langsung membuang senjata dan membuat pengumuman agar perampok
tersebut mengembalikan hasil rampokannya. Namun kita harus segera memperbaiki
dan mengisi pelurunya dengan cepat dan tepat, sehingga perampok dapat terus
diburu dan pada akhirnya ditembak. Sejatinya, perampok dan koruptor itu sama.
Bedanya hanya pada cara dan penampilan saja. Tujuan mereka sama, menguasai yang
bukan haknya dan memperkaya diri sendiri, keluarga dan kroni-kroninya. Jadi,
koruptor tidak akan suka rela datang dan dengan iklas mengembalikan hasil
korupsinya dengan iming-iming bebas sekalipun.
Disamping tingkat kesadaran hukum para koruptor yang sulit diharapkan, sanksi moral dan stigmatisasi yang kuat dari masyarakat berupa labeling koruptor terhadap dia, keluarga bahkan keturunannya akan semakin mengurungkan niat koruptor untuk menyerahkan diri. Pemberantasan korupsi memang sulit, penuh rintangan, hambatan, bahkan perlawanan dari para koruptor. Berbagai upaya melemahkan KPK pun terus dilakukan. Pada masa seperti inilah KPK perlu dukungan dan komitmet semua elemen bangsa ini, bukan justru ikut melemahkannya atau bahkan mau membubarkan KPK.
Disamping tingkat kesadaran hukum para koruptor yang sulit diharapkan, sanksi moral dan stigmatisasi yang kuat dari masyarakat berupa labeling koruptor terhadap dia, keluarga bahkan keturunannya akan semakin mengurungkan niat koruptor untuk menyerahkan diri. Pemberantasan korupsi memang sulit, penuh rintangan, hambatan, bahkan perlawanan dari para koruptor. Berbagai upaya melemahkan KPK pun terus dilakukan. Pada masa seperti inilah KPK perlu dukungan dan komitmet semua elemen bangsa ini, bukan justru ikut melemahkannya atau bahkan mau membubarkan KPK.
KPK,
Lanjutkan !!!
Pemberantasan korupsi yang terjadi sampai sekarang belum dapat dilaksanakan secara optimal. Oleh karena itu pemberantasan korupsi perlu ditingkatkan secara profesional, intensif, dan berkesinambungan, karena korupsi telah merugikan keuangan negara, perekonomian negara, dan menghambat pembangunan nasional. Lembaga pemerintah yang menangani perkara korupsi belum berfungsi secara efektif dan efisien dalam memberantas korupsi, sehingga perlu dibentuk Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang independen. Pernyataan ini terkandung dalam diktum menimbang UU Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Pernyataan di atas sudah dengan jelas dan tegas menyebutkan bahwa korupsi sangat berbahaya dan memiliki dampak negatif yang luas, sehingga memerlukan upaya preventif dan represif yang luar biasa untuk pemberantasannya. KPK justru harus menjadi lembaga superbody agar mampu membarantas koruptor yang banyak berlindung dibalik kekuasaan dan uang. Terlebih dunia sudah mengakui korupsi sebagai extraordinary crime (kejahatan luar biasa), sehingga perlu ditangani secara luar biasa dan oleh orang-orang yang luar biasa pula. Jika pimpinan saat ini KPK dinilai bermasalah, maka moment perekrutan pimpinan KPK yang sedang berlangsung kiranya menjadi entry point guna memilih pemimpin KPK yang bersih diantara banyak orang yang mengaku bersih. Tidak hanya bersih, pimpinan KPK kedepan harus punya keberanian dan menjaga jarak terhadap semua kepentingan yang dapat mengganggu dan menggoyahkan upaya pemberantasan korupsi. Ketika intervensi kekuasaan dan kepentingan politik masuk arena permainan penegakan hukum dan pimpinan KPK terlibat didalamnya, maka lembaga superbody seperti KPK pun akan lumpuh oleh personilnya sendiri. Rekrutmen yang independent, sistem pengawasan yang ketat dan kontinyu, serta pemberian reward dan punishment yang tegas akan menjadikan KPK terus menjadi garda terdepan dalam peperangan memberantas korupsi di
Tiada Maaf Bagimu
Ide pemaafan
kepada para koruptor pada hakikatnya meniscayakan prinsip pemidanaan. Dalam
hukum pidana, alasan pemaaf dan penghapus pidana memang ada, namun tetap
mempertimbangkan kondisi dan aspek keadilan. Dalam UU Pemberantasan Korupsi,
sudah tegas diatur bahwa pengembalian kerugian keuangan negara tidak
menghapuskan dipidananya pelaku, namun hanya salahsatu faktor yang meringankan.
Jadi dalam upaya preventif maupun represif pemberantasan korupsi dan korupsi
sebagai kejahatan luar biasa yang berdampak negatif dan luas, maka tidak ada
satu pun alasan untuk memaafkan koruptor.
Oleh: SUBAR jmp
Oleh: SUBAR jmp
KKN DI NEGRI DONGONG
KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME REFLEKSI DARI
KETIDAKTERTIBAN SOSIAL
Bagaimana bila
suatu saat mereka bisa menduduki jabatan stategis dan basah. Jadi mereka
tinggal meningkatkan kreativitasnya untuk korupsi. Intinya adalah masalah
kesempatan saja, yang berarti produk undang-undang dan aplikasinya hanyalah
tindakan pemberan
Bagaimana
bila suatu saat mereka bisa menduduki jabatan stategis dan basah. Jadi mereka
tinggal meningkatkan kreativitasnya untuk korupsi. Intinya adalah masalah
kesempatan saja, yang berarti produk undang-undang dan aplikasinya hanyalah
tindakan pemberantasan dan bukan pencegahan (preventif).
Perkara Korupsi, Kolusi dan nepotisme yang banyak menimpa para pejabat, baik dari kalangan eksekutif, yudikatif maupun legislatif menunjukkan tidak hanya mandulnya Undang-undang Nomor 28 tahun 1999, tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan nepotisme, tetapi juga semakin tidak tertibnya nilai-nilai kehidupan sosial masyarakat. Kasus korupsi yang diduga melibatkan para menteri, mantan menteri, gubernur, mantan gubernur, bupati, mantan bupati dan lain sebagainya menunjukkan bahwa para pejabat negara yang diharapkan menjadi tauladan bagi masyarakat luas mengenai tertib hukum dan tertib sosial, ternyata justru mereka yang harus duduk dikursi pesakitan dengan tuntutan tindak pidana korupsi. Kasus Bulog dan kasus dana non bugeter DKP yang begitu kusut hanyalah sedikit dari sekian banyak perkara korupsi di negara yang berupaya mewujudkan good goverment and clean goverment sebagai salah satu cita-cita reformasi.
Mundurnya presiden Soeharto dari kursi kekuasaannya selama 32 tahun
menjadi langkah awal dari reformasi disegala bidang baik itu ekonomi, politik,
hukum, sosial dan budaya serta yang terpenting adalah pintu demokrasi harus
dibuka lebar-lebar dengan harapan bangsa ini akan memiliki masa depan yang
lebih baik. Namun sayang impian itu tidak sepenuhnya terpenuhi, lamban bahkan
sebagian kebobrokan itu menjadi meningkat drastis secara kualitas maupun
kuantitasnya. Salahsatu bagian dari kebobrokan itu adalah praktek korupsi,
kolusi dan nepotisme (KKN). Praktek KKN ini merupakan salahsatu penyakit akut
yang terjadi dimasa orde baru yang mengakibatkan sistem ekonomi, politik,
kekuasaan dan lapisan birokrasi berasaskan kekeluargaan yaitu kekuasaan hanya
berputar pada kalangan terbatas saja yaitu anggota keluarga dan teman dekat
saja.
Semangat dan upaya pemberantasan korupsi di era reformasi ditandai dengan
keluarnya berbagai produk perundangan-undangan dan dibentuknya institusi khusus,
yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi. Harapan terhadap produk-produk hukum diatas
adalah praktek Korupsi sebelum reformasi dapat dibawa kemeja hijau dan uangnya
dikembalikan pada negara, sedangkan pada pasca reformasi dapat menjadi suatu
usaha preventif. Namun apa yang terjadi dilapangan tidaklah sesuai yang
diharapkan. Beberapa kasus korupsi dimasa orde baru ada yang sampai kemeja
hijau. Walau ada yang sampai pada putusan hakim tapi lebih banyak yang
dipetieskan atau bahkan hanya sampai pada penyidik dan Berita acara perkaranya
(BAP) mungkin disimpan dilemari sebagai koleksi pribadi pengadilan. Kemudian
timbul pertanyaan bagaimana hasilnya setelah pasca reformasi? Jawabannya adalah
sama saja walaupun sebenarnya dimasa presiden Susilo Bambang Yudoyono genderang
perang terhadap korupsi sudah menunjukan beberapa hasilnya, kalau tidak mau
disebut jalan ditempat.
Beberapa kasus besar memang telah sampai pada putusan pemidanaan dan
berkekuatan hukum tetap. Tapi perkara korupsi ini bukanlah monopoli dari
kalangan elit tapi juga oleh kalangan akar rumput walaupun kerugian yang
ditimbulkan sedikit. Pertanyaan selanjutnya? Bagaimana bila suatu saat mereka
bisa menduduki jabatan stategis dan basah. Jadi mereka tinggal meningkatkan
kreativitasnya untuk korupsi. Intinya adalah masalah kesempatan saja, yang
berarti produk undang-undang dan aplikasinya hanyalah tindakan pemberantasan
dan bukan pencegahan (preventif). Korupsi ternyata bukan hanya masalah hukum
tapi juga budaya, kebiasaan dan kesempatan, moral dan agama. Sehingga menjadi
suatu kesalahan besar ketika kita mengatakan bahwa korupsi bisa diberantas
sampai keakar-akarnya bila yang dilakukan hanyalah sebatas pemenuhan kebutuhan
yuridis. Karena realitasnya semakin banyak peraturan justru korupsi semakin
meningkat. Indonesia
merupakan negara yang berprestasi dalam hal korupsi dan negara-negara lain tertinggal
jauh dalam hal ini.
Bahkan yang lebih menggelikan lagi ada kalimat yang sudah menjadi semacam
slogan umum bahwa Indonesia
negara terkorup tapi koruptornya tidak ada. Sepertinya ini sesuatu yang aneh
yang hanya dapat terjadi di negeri antah barantah. Selain korupsi, dua kata
yang dikaitkan dengannya adalah kolusi dan nepotisme juga merupakan tindak
pidana. Tapi apakah selama ini ada perkara yang terkait dengan hal itu.
Muncul pertanyaan apakah dimasukannya dua tindak pidana tadi hanya
sebagai produk untuk memuaskan masyarakat saja? Atau memang bertujuan melakukan
pemberantasan terhadap kolusi dan nepotisme yang telah masuk kedalam stuktur
masyarakat dan struktur birokrasi kita? Kenapa UU No.28/1999 tidak berjalan
efektif dalam aplikasinya? Apakah ada error criminalitation? Padahal proses
pembuatan suatu undang-undang membutuhkan biaya yang besar dan akan menjadi
sia-sia bila tidak ada hasilnya. Dimana sebenarnya letak kesalahan yang membuat
tujuan tertib hukum ini justru meningkatkan ketidaktertiban hukum.
Dizaman dimana hukum positif berlaku dan memiliki prinsip asas legalitas
yang bertolak pada aturan tertulis membuat hukum dipandang sebagai engine
solution yang utama dalam mengatasi banyak permasalahan yang muncul
dimasyarakat. Namun dalam realitasnya ternyata hukum hanya sebagai obat
penenang yang bersifat sementara dan bukan merupakan upaya preventif serta
bukan juga sebagai sesuatu yang dapat merubah kebiasaan dan budaya negatif
masyarakat yang menjadi penyebab awal permasalahan.
Permasalahan pokok yang menyebabkan ketidaktertiban hukum ini adalah
karena adanya ketidaktertiban sosial. Bila bicara masalah hukum seharusnya
tidak dilepaskan dari kehidupan sosial masyarakat karena hukum merupakan hasil
cerminan dari pola tingkah laku, tata aturan dan kebiasaan dalam masyarakat.
Namun sangat disayangkan hukum sering dijadikan satu-satunya mesin dalam
penanggulangan kejahatan dan melupakan masyarakat yang sebenarnya menjadi basis
utama dalam penegakan hukum. Jadi jelas bahwa aspek sosial memegang peran yang
penting dalam upaya pencegahan kejahatan yang tentunya hasilnya akan lebih baik
karena memungkinkan memutus matarantainya.
Praktek korupsi seakan menjadi penyakit menular yang tidak ditakuti
seperti halnya flu burung. Adakalanya disebabkan karena pemenuhan kebutuhan
seperti yang dilakukan oleh pegawai rendahan, tapi ada juga yang karena
pengaruh budaya materialistis menumpuk kekayaan seperti koruptor-koruptor dari
kalangan pejabat tinggi yang kehidupannya sudah lebih dari "mewah".
Karena adanya pemerataan korupsi maka tidak salah kalau orang mengatakan bahwa
korupsi sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia . Artinya pokok
permasalahan dari korupsi adalah bagaimana pola pikir masyarakat dalam
pemenuhan kebutuhan ekonomi ? Apakah dilatarbelakangi budaya materi dengan
menumpuk kekayaan atau secukupnya sesuai kebutuhan dan bila berlebih akan
disalurkan bagi yang membutuhkan sebagaimana ajaran agama dan etika moral.
PENUTUP
Dari permasalhan diatas korupsi, kolusi dan
nepotisme refleksi dari ketidaktertiban sosial berarti bicara bagaimana pola tingkah laku,
peresapan ajaran agama, moralitas dan hal-hal lain yang mempengaruhi mental
seseorang. Begitu pula halnya dengan kolusi dan nepotisme yang akar
permasalahannya terletak pada kekalahan dari idealisme sosial yang berisi
nilai-nilai yang dapat menciptakan keteraturan dalam masyarakat. Kolusi dan
nepotisme telah menjadi kebiasaan dalam struktural masyarakat kita. Hal ini
bisa kita amati dalam kehidupan sehari-hari. Pekerjaan merupakan barang yang
mahal saat ini. Tapi untuk sebagian orang yang melewati jalan belakang ini
sangatlah mudah. Misalnya cukup dengan membayar sejumlah uang dalam jumlah
besar atau dengan membawa surat
sakti dari "orang kuat" atau melobi keluarga dekat yang berada dalam
struktur lapangan kerja yang diinginkan. Bila ini diimbangi dengan kualitas
yang bagus tidak masalah, walaupun rasa keadilan tetap masih ternodai. Tapi
kalau kualitasnya jelek, ini sama saja dengan menempatkan orang yang bukan
ahlinya yang kelak justru akan menambah pada kehancuran. Parahnya hal ini
seakan telah menjadi prosedural bukan saja diinstitusi swasta tapi juga di
pemerintahan.
Oleh : SUBAR jmp
Kamis, 22 September 2011
Halobro ada
beberapa ne jurus rayuan maut buat wanita
berdasarkan jurusan kuliah mereka, Hmm…, Semoga berkenan di hati pasangan agan-agan
1.
Rayuan Maut Jurusan Perminyakan: Kalo aku jadi
SPBU, pasti tiap hari ada tulisan ‘CINTA HABIS’ soalnya kamu telah memborong
semua cintaku.
2.
Rayuan Maut Jurusan Sistem Informasi: Kayanya
laptopku error deh, soalnya tiap mau ngetik deket-deket kamu font yg keluar
selalu Times New “Romance”.
3.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Informatika: Ketika
virus yang bernama CINTA.exe menyerang hatiku yang membuatku teringat selalu
padamu.
4.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Elektro: Aku memang
anak elektro, tapi akupun tak mengerti kenapa sentuhanmu bisa menyetrum
kalbuku.
5.
Rayuan Maut Jurusan Geofisika: perlu banyak alat
untuk tahu apa isi bumi, tapi tak perlu banyak alat untukmu mengetahui isi
hatiku
6.
Rayuan Maut Jurusan Kedokteran: tanpa membedah
isi hatimu pun, aku tahu kamu mencintaiku
7.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Lingkungan: Senyummu
bagaikan global warming, yang mampu mencairkan isi hatiku.
8.
Rayuan Maut Jurusan Seni Rupa: Kau warnai
duniaku dengan cinta dan kasih sayang.
9.
Rayuan Maut Jurusan Seni Musik: aku dan kamu
bagaikan nada-nada yang bila berkumpul akan membentuk suatu harmoni
10.
Rayuan Maut Jurusan Keperawatan: Mencintaimu
bagaikan diare, tak dapat ditahan lagi.
11.
Rayuan Maut Jurusan Farmasi: Sampai sekarang,
aku belum menemukan obat untuk menyembuhkan hatiku yang kecanduan cintamu
12.
Rayuan Maut Jurusan Kimia: Kau bagaikan alkohol
yang memabukkan dan membiusku bagai eter
13.
Rayuan Maut Jurusan Kepolisian: aku nggak akan
tilang kamu meski kamu parkir di hatiku dan otakku setiap saat
14.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Metalurgi: cintaku
padamu tak kalah membara dibandingkan api dalam tanur
15.
Rayuan Maut Jurusan Hukum: salah apa aku hingga
aku terpenjara dalam cintaku kepadamu
16.
Rayuan Maut Jurusan Manajemen: kalo aku jadi
George R. Terry aku akan mengganti fungsi manajemen dari P.O.A.C menjadi
L.O.V.E karena aku selalu teringat wajahmu.
17.
Rayuan Maut Jurusan Pertanian: Entah sejak kapan
kau tanamkan bibit cinta ini di hatiku
18.
Rayuan Maut Jurusan Perikanan: Kamu abis mancing
ya? hebat kan
aku tau soalnya di kail kamu ada hati aku tuh nyangkut
19.
Rayuan Maut Jurusan Tata Boga: Kalo teh dikasih
gula kan jadi
Teh Manis, coba kalo Teh dikasih kamu, pasti jadi Teh Cantik.
20.
Rayuan Maut Jurusan Arkeologi: Aku mau masuk
Rayuan Maut Jurusan Arkeologi biar bisa terus menggali dimana letak cinta kamu
21.
Rayuan Maut Jurusan Matematika: Hidupku tanpamu
bagaikan cos90=0. Kau dan aku adalah sin90=1 dan selalu bersamamu adalah tan90
= tak terhingga.
22.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Pertambangan:
kecantikanmu bagaikan intan permata yang berkilau dengan indahnya
23.
Rayuan Maut Jurusan Psikologi: Percuma aku masuk
Rayuan Maut Jurusan psikologi, karena aku masih tergila-gila kepadamu
24.
Rayuan Maut Jurusan Akuntansi: Tanpamu aku tidak
sempurna, bagaikan neraca lajur yang belum disesuaikan.
25.
Rayuan Maut Jurusan Cinematografi: andaikan
kisah cinta ini kujadikan film, pasti banyak yang iri karena aku bisa
mendapatkanmu.
Rayuan Maut Jurusan Fotografi: Boleh minta foto kamu? Soalnya aku mau nunjukin ke semua orang bahwa malaikat itu ada.
Rayuan Maut Jurusan Fotografi: Boleh minta foto kamu? Soalnya aku mau nunjukin ke semua orang bahwa malaikat itu ada.
26.
Rayuan Maut Jurusan Hubungan Internasional: Aku
ga perlu jauh-jauh ke Perancis buat nemuin kamu, kamu kan udah jadi Princess di hatiku.
27.
Rayuan Maut Jurusan Agama: Lupa agama? Neraka!
Lupa orang tua? Durhaka! Lupa sesama? Biasa! Tapi lupa ama kamu? Mana bisa!
28.
Rayuan Maut Jurusan Fisika: Menurut Einstein,
energi adalah massa
dikali kuadrat kecepatan cahaya. Menurut Britannica, energi adalah suatu kapasitas
untuk melakukan kerja. Menurut aku,energi adalah kamu…
29.
Rayuan Maut Jurusan Perpajakan: Kalo kamu
menjadi fiskus, akan selalu kulebihbayarkan pajakku agar kau terus datang dan
memeriksaku
30.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Kimia: Cintaku padamu
bagaikan CSTR (Continuous Stirred Tank Reactor) dengan pemanasan steam langsung
dan steady state. selalu panas membara, teraduk-aduk di dalam hatiku.
31.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Sipil: Jembatan
dibangun untuk menghubungkan dua daratan, tapi cintaku dibangunkan untuk
menghubungkan dua hati. Hatiku dan hatimu.
32.
Rayuan Maut Jurusan Bioteknologi: Aku tidak tahu
mengapa, sepertinya kultur cinta mu ini tumbuh selalu dalam fase eksponensial
di media hatiku.
33.
Rayuan Maut Jurusan astronomi: Gravitasi yang
terdapat pada hati kita, kunamakan itu cinta.
34.
Rayuan Maut Jurusan meteorologi: Tak perlu aku
takut hari terus hujan atau dingin bersalju, karena kamulah matahari jiwaku
yang senantiasa bersinar.
Rayuan Maut Jurusan Psikologi: Pak Dosen bilang, Love itu terdiri dari Passion, Commitment, dan Intimacy… Tapi buatku tambah satu: KAMU.
Rayuan Maut Jurusan Psikologi: Pak Dosen bilang, Love itu terdiri dari Passion, Commitment, dan Intimacy… Tapi buatku tambah satu: KAMU.
35.
Rayuan Maut Jurusan Seni: Kamulah lukisan
terindah dalam hidupku yg selalu ku gores dan kuwarnai di setiap detik waktuku…
Rayuan Maut Jurusan Teknik Sipil: Hidupku tanpamu bagai bangunan tanpa kolom yang akan membuat hidupku runtuh.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Sipil: Hidupku tanpamu bagai bangunan tanpa kolom yang akan membuat hidupku runtuh.
36.
Rayuan Maut Jurusan Kimia: Senyawa Hydrocarbons
di dunia ini masih kurang lengkap untuk membuatku “alive”, hanya “cintamu” yang
mampu menghidupkan aku.
37.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Industri: I’m not the
first, but I will be the best for you
38.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Industri: Because
love is timefull like a money
39.
Rayuan Maut Jurusan Kedokteran: naksir kamu tuh
kayak kanker stadium 4… sekali kena, susaaaahhh banget sembuhnya
40.
Rayuan Maut Jurusan Filsafat : Cinta??? aku tak
bisa memikirkannya, karena hanya kamu dipikiranku.
41.
Rayuan Maut Jurusan asuransi kesehatan: cinta mu
memberikan perlindungan seperti polis asuransi.
42.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Geologi : Cintamu
bagaikan erupsi merapi, apa yang dilaluinya membekas didalam hatiku
43.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Oseanografi : Cintaku
bagaikan gelombang pasang surutnya air laut, ketika aku bersamamu kenaikan
tingkat air seperti ditarik oleh gravitasi bulan nan cantik yaitu kamu.
44.
Rayuan Maut Jurusan Komunikasi: Aku tau semua
definisi komunikasi. IP aku 4. Tapi satu yang aku ga bisa, mendefinisikan
kata-kata cinta yang kamu ucapkan. Itu lebih rumit daripada definisi komunikasi
menurut Theodore M. Newcomb. Tapi kamu selalu membuat aku mengerti setiap
definisi, Sayang..
45.
Rayuan Maut Jurusan Bisnis : Kalau hatiku toko,
kamulah pelanggan yang membuatnya bangkrut karena semua isinya kuberi gratis
untukmu
Rayuan Maut Jurusan Teknik Mesin : Hatiku dalam mencintaimu adalah mesin yang tak pernah mati untuk bekerja.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Mesin : Hatiku dalam mencintaimu adalah mesin yang tak pernah mati untuk bekerja.
46.
Rayuan Maut Jurusan Farmasi : Tidak akan ada
ramuan atau obat yang dapat menghentikan cintaku padamu, karena cintaku adalah
ramuan tidak terlihat yang bersifat kekal.
47.
Rayuan Maut Jurusan Sastra : seorang Kahlil
Gibran pun pasti bingung untuk mendeskripsikan perasaanku padamu. terlalu
dalam, merasuk kalbu, dan memabukkan.
48.
Rayuan Maut Jurusan Penerbangan : Radar hatiku
selalu bisa melacak dimana kamu berada
49.
Rayuan Maut Jurusan Matematika : mencintai kamu
itu seperti limit tak hingga. mencintai tanpa batas
50.
Rayuan Maut Jurusan Penjas: mencintaimu itu
kayak olahraga. Bikin sehat, kuat, bugar, dan senang sepanjang waktu.
51.
Rayuan Maut Jurusan Geofisika: ribuan bahkan
jutaan gelombang seismik ku amati, namun hanya gelombang cinta dari mu yang
menarik perhatian.
52.
Rayuan Maut Jurusan komunikasi: ada aksioma
komunikasi yang menyatakan “We Cannot Not Communicate” dan ada juga aksioma
dari hatiku yang menyatakan “We Cannot Not Love each other”
53.
Rayuan Maut Jurusan politik: Orang-orang bisa
saja menggulingkanku dari kekuasaan, tapi mereka tidak bisa menggulingkan
perasaanku padamu.
54.
Rayuan Maut Jurusan Akuntansi: Cinta itu aneh,
ibarat aktiva tak berwujud/intangible asstes yang gak bisa di amortisasi, gak
bisa di susutkan n gak bisa berkurang karena kerugian.
55.
Rayuan Maut Jurusan Kesehatan Masyarakat : Aku
rasa, setiap orang yang melihat kamu akan kebal dari semua penyakit karena vitamin
Cinta yang kamu berikan.
56.
Rayuan Maut Jurusan Sejarah: Seandainya sekarang
adalah tanggal 28 Oktober 1928, aku akan ubah naskah Sumpah Pemuda menjadi
Sumpah Aku Cinta Kamu.
57.
Rayuan Maut Jurusan Biologi: Apabila kita DNA,
aku tidak mau ada enzim polimerase, agar kita tidak akan terpisahkan.
58.
Rayuan Maut Jurusan Ekonomi: Cintaku padamu
bagaikan pertumbuhan ekonomi China ,
selalu meningkat!
59.
Rayuan Maut Jurusan Planologi: Jika seluruh
badanku di-peta-kan, maka hatiku adalah Kawasan Budidaya Monokultur
60.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Fisika : Setiap ku
mendekatimu,hatiku bergetar lebih dahsyat dari getaran turbin yang
membangkitkan arus AC tiga fasa 220 volt 50 hertz.
61.
Rayuan Maut Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika
: Jika aku dapat mengukur seberapa luas dan besar cintaku yang dapat aku
petakan, akan kuberikan pemetaan seakurat mungkin agar koordinat cintaku sampai
tepat dihatimu (dari Bapatile )
62.
Rayuan Maut Jurusan Meteorologi : Aku dapat
memprakirakan cuaca yang datang hari esok, minggu depan, atau pun tahun depan.
Tapi aku tak dapat memprakirakan kapan aku bisa bertemu denganmu lagi
63.
Rayuan Maut Jurusan sastra jepang : alasan
kenapa aku masuk sastra Jepang adalah hanya untuk melihat dirimu yang bersemi
bagaikan buka sakura yang sedang bermekaran
64.
Rayuan Maut Jurusan Sastra: A B C D E F G H I J
K L M N O P Q R S T V W X Y Z. oops! I Miss U..
65.
Rayuan Maut Jurusan Geografi: Jika hatiku adalah
kompas, maka kamu adalah arah Utara. Hatiku yang akan selalu mengarah kepadamu.
66.
Rayuan Maut Jurusan Statistika: Kalau kamu tanya
berapa banyak frekuensi kamu datang ke pikiranku, jujur.. cuma sekali. Soalnya
gak pernah pergi lagi sih..
67.
Rayuan Maut Jurusan Arsitektur: Aku rasa
sebentar lagi ruangan ini akan bertambah sempit. Karena bunga-bunga cintaku
padamu mulai tumbuh memenuhi sudut ruang ini.
68.
Rayuan Maut Jurusan Telekomunikasi (Transmisi):
HP udah dimatiin, tapi tetap diusir dari pesawat, katanya sinyal cintaku ke
kamu ganggu sistem komunikasi.
69.
Rayuan Maut Jurusan Arsitektur: Kamu adalah
point of interest dimataku yang mengisi void dijiwaku dan menggetarkan façade
relung hatiku.
70.
Rayuan Maut Jurusan Manajemen: Walaupun aku
dituntut untuk selalu bisa mengatur waktu,tetapi aku tidak bisa mengatur waktu
aku yang selalu ingin bertemu dengan kamu..
Gimana bro
siapapun wanita yang terkena jurus-jurus diatas dipastikan akan hmm apa ya!
Udah deh pokoknya kalau agan2 punya rayuan maut yang lebih maut daripada
malaikan kematian silahkan di share….
Selasa, 16 Agustus 2011
HARI KEMERDEKAAN DI BULAN RAMADHAN
Proklamasi di Bulan Ramadhan
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” (QS.Al-Baqarah: 185)
Hari Jum’at di mata umat Islam adalah penghulu hari-hari. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya hari Jum’at adalah sayyidul Ayyam (penghulu hari-hari). Sedangkan bulan Ramadhan adalah bulan suci, bulan yang diturunkannya wahyu pertama kepada Nabi saw sebagaimana bunyi ayat yang tercantum di atas.
Dalam catatan sejarah, banyak peristiwa kemenangan terjadi pada bulan Ramadhan. Sebut saja perang Badr yang merupakan perang pertama dalam sejarah umat Islam. Perang yang terjadi pada tahun 2 Hijrah itu benar-benar merupakan “Perang Eksistensi”. Sebab jika umat Islam kalah pada saat itu, maka selesailah kelanjutan sejarahnya.
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” (QS.Al-Baqarah: 185)
Hari-hari ini, hampir seluruh bangsa Indonesia merayakan dan memperingati hari kemerdekaannya. Namun tidak sedikit bangsa Indonesia –terutama umat Islam– yang mengetahui bahwa hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 itu bertepatan dengan hari Jum’at tanggal 9 Ramadhan.
Hari Jum’at di mata umat Islam adalah penghulu hari-hari. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya hari Jum’at adalah sayyidul Ayyam (penghulu hari-hari). Sedangkan bulan Ramadhan adalah bulan suci, bulan yang diturunkannya wahyu pertama kepada Nabi saw sebagaimana bunyi ayat yang tercantum di atas.
Dalam catatan sejarah, banyak peristiwa kemenangan terjadi pada bulan Ramadhan. Sebut saja perang Badr yang merupakan perang pertama dalam sejarah umat Islam. Perang yang terjadi pada tahun 2 Hijrah itu benar-benar merupakan “Perang Eksistensi”. Sebab jika umat Islam kalah pada saat itu, maka selesailah kelanjutan sejarahnya.
Perang dengan jumlah pasukan muslimin yang lebih kecil sebanyak 313 pasukan melawan pasukan kaum musyrikin sebanyak 1000 pasukan, justru kemenangan diraih pihak kaum muslimin. Padahal dilihat dari segi jumlah pasukan, perlengkapan dan pengalaman yang dimiliki kaum muslimin jauh berbeda dengan yang dimiliki kaum musyrikin. Tentu saja kemenangan itu berkat bantuan Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya: “(ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut” (QS. Al-Anfal: 9).
Mustahil rasanya kaum muslimin mendapat kemenangan saat itu jika melihat minimnya pasukan dan perlengkapan serta pengalaman yang dimiliki kaum muslimin.
Demikian juga dengan umat Islam di Indonesia kala itu. Jika kita melihat minimnya persenjataan yang kita miliki dalam meraih kemerdekaan Indonesia dari penjajahan bangsa Belanda, agaknya mustahil kita akan meraih kemenangan dan kemerdekaan.
Mustahil rasanya kaum muslimin mendapat kemenangan saat itu jika melihat minimnya pasukan dan perlengkapan serta pengalaman yang dimiliki kaum muslimin.
Demikian juga dengan umat Islam di Indonesia kala itu. Jika kita melihat minimnya persenjataan yang kita miliki dalam meraih kemerdekaan Indonesia dari penjajahan bangsa Belanda, agaknya mustahil kita akan meraih kemenangan dan kemerdekaan.
Bayangkan saja, senjata bambu runcing melawan tank-tank yang besar? Namun karena kegigihan, semangat dan keikhlasan bangsa ini untuk merdeka, maka Allah SWT menanamkan rasa takut di hati kaum penjajah.
Sama halnya Allah memberi rasa ketakutan di hati kaum Quraisy saat perang Badr. Allah SWT berfirman: “(ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, Maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang Telah beriman”. kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, Maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.” (QS. Al-Anfal: 12)
Tidak aneh jika Allah SWT memberi kemenagan dan kemerdekaan kepada bangsa ini. Sehingga tidak berlebihan jika dalam pembukaan UUD 1945 tertulis: “Dengan rahmat Allah SWT bangsa Indonesia telah sampai kepada pintu gerbang kemerdekaan”.
Tidak aneh jika Allah SWT memberi kemenagan dan kemerdekaan kepada bangsa ini. Sehingga tidak berlebihan jika dalam pembukaan UUD 1945 tertulis: “Dengan rahmat Allah SWT bangsa Indonesia telah sampai kepada pintu gerbang kemerdekaan”.
Sebab, tanpa rahmat Allah SWT, rasanya mustahil bangsa Indonesia mencapai pintu kemerdekaan. Kalimat “rahmat Allah SWT” yang tertuang pada pembukaan UUD 1945 tersebut, sesuai dengan hadits Nabi saw yang berbunyi; “Bulan Ramadhan pase pertamanya adalah rahmat, pertengahannya adalah maghfirah (ampunan) dan akhiirnya adalah kebebasan dari api neraka”. (HR: Muslim).
Bukankah proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi pada tanggal 9 Ramadhan yang merupakan pase pertama bulan Ramadhan yang penuh rahmat? Subhanallah !!. Inilah yang harus dipahami umat islam, sehingga umat Islam tidak bersikap sekuler dan nasionalis buta.
Sisi lain yang memberi semangat perjuangan bangsa, terutama umat Islam Indonesia kala itu adalah semangat mengusir penjajah kafir. Mereka –para penjajah– selain menguasai kekayaan Indonesia juga menyebarkan agama mereka. Sehingga tidak heran, para ulama dan kyai saat itu menanamkan kebencian kepada santri dan masyarakat terhadap kaum kafir yang menjajah umat Islam.
Sisi lain yang memberi semangat perjuangan bangsa, terutama umat Islam Indonesia kala itu adalah semangat mengusir penjajah kafir. Mereka –para penjajah– selain menguasai kekayaan Indonesia juga menyebarkan agama mereka. Sehingga tidak heran, para ulama dan kyai saat itu menanamkan kebencian kepada santri dan masyarakat terhadap kaum kafir yang menjajah umat Islam.
Oleh karena itu tercatat dalam sejarah, dari Sabang hingga marauke, nama-nama pahlawan yang mayoritas adalah umat Islam dan kaum ulama. Sebut saja umpamanya Teuku Umar, Imam Bonjol, Sultan Hasanudiin, Syarif Hidayatullah, Pangeran Dipenogoro, Syeikh Yusuf al-Makassari dan lain sebagainya.
Perang umat Islam dengan kaum kafir yang kemudian dimenangkan umat Islam dan terjadi pada bulan Ramadhan juga adalah perang Sabil. Pasukan umat Islam yang dipimpin oleh Sholahuddin al-Ayyubi melawan kaum Salibis dapat dimenangkan oleh kaum muslimin, dan Masjidil Aqsha pun dapat jatuh kembali ke tangan umat islam.
Untuk itu, dalam memperingati hari kemederkaan RI dan mendekati masuknya bulan Ramadhan, hendaknya umat Islam mengintrospeksi mengapa kini umat islam terpuruk di bangsanya sendiri?, mengapa umat islam menjadi tamu di negerinya sendiri.
Perang umat Islam dengan kaum kafir yang kemudian dimenangkan umat Islam dan terjadi pada bulan Ramadhan juga adalah perang Sabil. Pasukan umat Islam yang dipimpin oleh Sholahuddin al-Ayyubi melawan kaum Salibis dapat dimenangkan oleh kaum muslimin, dan Masjidil Aqsha pun dapat jatuh kembali ke tangan umat islam.
Untuk itu, dalam memperingati hari kemederkaan RI dan mendekati masuknya bulan Ramadhan, hendaknya umat Islam mengintrospeksi mengapa kini umat islam terpuruk di bangsanya sendiri?, mengapa umat islam menjadi tamu di negerinya sendiri.
Apakah memang telah terjadi pergeseran akidah dan semangat antara umat Islam dahulu dengan umat Islam kini? Jika dulu asset bangsa yang dirampas kita rebut kembali, kini sebaliknya, asset negara dijual ke pihak asing? Jika dulu setiap kita mempersembahkan apa saja untuk negara, kini justru merampas harta negara untuk kepentingan dirinya.
Jika dulu berjuang demi agama dan umat, kini berjuang hanya untuk dunia. Apakah ini yang menyebabkan bangsa ini terpuruk?.
Dalam Ramasdhan yang akan kita masuki nanti-lah waktu yang tepat untuk membersihkan hati, meluruskan niat, dan memompa semangat spritual dan semangat juang. Oleh karena itu, dalam hidupnya Nabi saw tidak pernah meninggalkan momen Ramadhan sebagai charger (pengisi) kekuatan iman dengan cara beri’itikaf.
Proklamasi kemerdekaan terjadi pada bulan Ramadhan dan kemenangan-kemenangan pun banyak terjadi pada bulan Ramadhan. Marilah kita isi kemerdekaan in dengan semangat Ramadhan. Semangat membangun lahir dan batin. Semangat berjuang mencari ridho Alllah SWT.
Dalam Ramasdhan yang akan kita masuki nanti-lah waktu yang tepat untuk membersihkan hati, meluruskan niat, dan memompa semangat spritual dan semangat juang. Oleh karena itu, dalam hidupnya Nabi saw tidak pernah meninggalkan momen Ramadhan sebagai charger (pengisi) kekuatan iman dengan cara beri’itikaf.
Proklamasi kemerdekaan terjadi pada bulan Ramadhan dan kemenangan-kemenangan pun banyak terjadi pada bulan Ramadhan. Marilah kita isi kemerdekaan in dengan semangat Ramadhan. Semangat membangun lahir dan batin. Semangat berjuang mencari ridho Alllah SWT.
Semoga kita dapat meraih kembali kemerdekaan yang hakiki. Amin.##
Sekilas Mengenai Republik Indonesia
Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.
Garuda Pancasila, Lambang Negara Republik Indonesia
Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya di Palembang menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah berada di bawah penjajahan Belanda, Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.
DUNIA BERHUTANG PADA ISLAM
Kalo kamu rajin baca buku-buku tentang sejarah perkembangan Islam. Insya Allah, kamu akan mendapatkan kalo Islam tuh hebat banget di masa lalu. Jempolan di saat Eropa dan negara lainnya terbelakang. Bener. Coba deh baca. Kita menyarankan agar kamu rajin datengin perpustakaan sekolah atau perpusatkaan umum. Kalo bosen bisa juga jalan-jalan ke toko buku setempat. Baca sepuasnya, walau kudu ngumpet takut kena tegor penjaga toko. Tapi tentunya yang dibaca adalah buku yang ada kaitannya dengan sejarah perkembangan Islam. Coba ya…
Sobat muda muslim, kayaknya banyak dari kita-kita yang nggak ngeh dengan sejarah Islam yang gemilang banget. Abis kita kebanyakan baca buku-buku yang sebetulnya nggak terlalu berpengaruh besar buat pengetahuan Islam kita. Informasi yang kita dapatkan lebih benyak berita seputar kaum seleb. Sampe obrolan di antara kita pun nggak jauh dari urusan gosip selebritis, sinetron, film, musik, dan seabrek info sejenis. Akibatnya kita jadi males mikir yang berat-berat. Kayaknya, otak kita jadi turun ke dengkul. Karena nggak pernah dipake mikir serius dan bermanfaat.
Nah, ngomong-ngomong soal kejayaan Islam, kita patut bersyukur. Karena kita ditakdirkan oleh Allah Swt. untuk menjadi seorang muslim. Islam itu hebat lho. Mampu memimpin dunia ini selama 14 abad tanpa henti. Sejak Rasulullah saw. memimpin dunia ini, sistem kehidupan Islam baru ambruk tahun 1924. Dihancurkan oleh Musthafa Kamal at-Taturk yang keturunan Yahudi itu bekerjasama dengan Inggris.
Peradaban lain nih, nggak level deh. Sosialisme, termasuk Komunisme cuma bisa bertahan sekitar 70-an tahun. 1917 Revolusi Bolshevic, awal tahun 90-an ambruk. Sampe-sampe grup rock sekaliber Scorpion bikin lagu Wind of Change yang ngetop itu. Mungkin sebagai bentuk “syukuran” kali ye? ? Termasuk yang lagi sekarat sekarang ini adalah kapitalisme. Meski tampak sehat, tapi sistem kehidupan yang mengatur kita saat ini udah keropos dan udah siap–siap akan istirahat dengan tenang. Kita siapin aja kuburannya. Itu sebabnya, kita songsong kebangkitan Islam. Kita sambut dengan hangat. Insya Allah, Islam akan menghancurkan semua ideologi buatan manusia yang udah bikin sengsara dalam kehidupan ini.
Sobat muda muslim, bicara tentang masa lalu Islam, adalah sesuatu yang terindah. Orang Barat yang berpikir obyektif bakalan muji-muji Islam lho. Betapa hebatnya al-Quran yang bisa membimbing manusia menjadi mulia.
“Tetapi hendaklah diingat, bahwa Quran memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum muslimin daripada Bibel dalam agama Kristen; ia bukan saja kitab suci dari kepercayaan mereka, tetapi juga merupakan text-book dari upacara agamanya dan prinsip-prinsip hukum kemasyarakatan…Demikianlah, setelah melintasi masa selama 13 abad Quran tetap merupakan kitab suci bagi seluruh Turki, Iran, dan hampir seperempat penduduk India. Sungguh, sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa kini…” (E. Denisen Ross, seperti dikutip dalam buku Kekaguman Dunia Terhadap Islam) Coba, orang Barat aja mengagumi al-Quran, masak kita males-malesan hanya untuk sekadar baca? Padahal, di dalamnya terkandung banyak pelajaran, termasuk menuntun kita untuk bisa menjadi yang terbaik dengan ilmu pengetahuan. Bener lho.
Itu sebabnya, W.E. Hocking berkomentar, “Oleh karena itu, saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa Quran mengandung banyak prinsip yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesunguhnya dapat dikatakan, bahwa hingga pertengahan abad ke tigabelas, Islam-lah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.” (The Spirit of World Politics, 1932, hlm. 461)
Sobat muda muslim, barangkali kitanya yang jarang bersentuhan dengan al-Quran dan juga Islam, hingga kita nggak menyadari kalo kita adalah umat yang mulia dan berhasil memberikan pencerahan kepada umat lain.
Sumbangan Islam Kita kudu bersyukur bahwa Islam amat disegani sekaligus dipuji di seluruh dunia. Sampe-sampe Prof. G. Margoliouth dalam De Karacht van den Islam menuliskan, “Penyelidikan telah menunjukkan, bahwa yang diketahui oleh sarjana-sarjana Eropa tentang falsafah, astronomi, ilmu pasti, dan ilmu pengetahuan semacam itu, selama beberapa abad sebelum Renaissance, secara garis besar datang dari buku-buku Latin yang berasal dari bahasa Arab, dan Quran-lah yang, walaupun tidak secara langsung, memberikan dorongan pertama untuk studi-studi itu di antara orang-orang Arab dan kawan-kawan mereka”
“Selama lima ratus tahun Islam menguasai dunia dengan kekuatannya, ilmu pengetahuan, dan peradabannya yang tinggi,” komentar Jacques C. Reister. Sobat muda muslim, kekaguman dunia terhadap Islam, bukanlah basa-basi. Buktinya, Islam telah melahirkan begitu banyak ilmuwan yang memberi jalan kepada penduduk dunia untuk bisa menjadi yang terbaik. Dari segala bidang lagi. Dari akidah, syariah, sampe iptek.
Di bidang iptek khususnya, udah nggak keitung sumbangannya. Pernah dengar nama al-Khawarizmi? Nah, inilah penemu salah satu cabang ilmu matematika, Algoritma. Diambil dari namanya, al-Khawarizmi. Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840) lahir di Khwarizm (Kheva), kota di selatan sungai Oxus (sekarang Uzbekistan) tahun 770 masehi. Pengaruhnya dalam perkembangan matematika, astronomi dan geografi tidak diragukan lagi dalam catatan sejarah. Pendekatan yang dipakainya menggunakan pendekatan sistematis dan logis.
Beberapa bukunya diterjemahkan ke dalam bahasa latin pada awal abad ke-12, oleh dua orang penerjemah terkemuka yaitu Adelard Bath dan Gerard Cremona. Risalah-risalah aritmatikanya, seperti Kitab al-Jam'a wal-Tafreeq bil Hisab al-Hindi, Algebra, Al-Maqala fi Hisab-al Jabr wa-al-Muqabilah, hanya dikenal dari translasi berbahasa latin. Buku-buku itu terus dipakai hingga abad ke-16 sebagai buku pegangan dasar oleh universitas-universitas di Eropa. Buku geografinya berjudul Kitab Surat-al-Ard yang memuat peta-peta dunia pun telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.
Selain beliau, masih ada nama yang patut disebut sebagai penyumbang untuk dunia. Hmm.. bagi kamu yang udah ngelotok ngapalin nama-nama ilmuwan Kimia dari Barat, kayaknya kudu malu deh. Sebab, ada masternya yang diakui oleh dunia. Dialah Jabir Ibn Hayyan. Ide-ide eksperimen Jabir sekarang lebih dikenal sebagai dasar untuk mengklasifikasikan unsur-unsur kimia, utamanya pada bahan metal, non-metal, dan penguraian zat kimia.
Di abad pertengahan karya-karya beliau di bidang ilmu kimia--termasuk kitabnya yang masyhur Kitab al-Kimya dan Kitab al-Sab'een, sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa latin. Terjemahan Kitab al-Kimya bahkan telah diterbitkan oleh orang Inggris bernama Robert Chester tahun 1444, dengan judul The Book of the Composition of Alchemy. Buku kedua (Kitab as-Sab'een), diterjemahkan juga oleh Gerard Cremona. Lalu tak ketinggalan Berthelot pun menerjemahkan beberapa buku Jabir, yang di antaranya dikenal dengan judul Book of Kingdom, Book of the Balances, dan Book of Eastern Mercury.
Kamu suka mainin bola dunia, alias globe? Nah, inilah orang yang berhasil membuatnya pertama kali. Namanya al-Idrisi, orang Barat menyebutnya Dreses. Al-Idris (1099-1166) dikenal oleh orang-orang Barat sebagai seorang ahli geografi, yang telah membuat bola dunia dari bahan perak seberat 400 kilogram untuk Raja Roger II dari Sicilia. Globe buatan al-Idrisi ini secara cermat memuat pula ketujuh benua dengan rute perdagangannya, danau-danau dan sungai, kota-kota besar, dataran serta pegunungan. Beliau memasukkan pula beberapa informasi tentang jarak, panjang dan ketinggian secara tepat. Bola dunianya itu, oleh Idris sengaja dilengkapi pula dengan Kitab al-Rujari (Roger's Book).
Sobat muda muslim, kagum ya? Tenang, masih ada ilmuwan lainnya yang kudu kamu ketahui. Nashiruddin ath-Thusi, beliau adalah masternya ilmu astronomi dan perbintangan. Ibnu al-Haytsam jagoannya ilmu alam dan ilmu pasti. Beliau menulis buku berjudul al-Manazir yang berisi tentang ilmu optik. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa latin oleh Frederick Reysnar, dan diterbitkan di kota Pazel, Swiss pada tahun 1572 dengan judul Opticae Thesaurus.
Kamu perlu juga berkenalan dengan Ibnu Rusyd, beliau adalah filosof, dokter, dan ahli fikih Andalusia. Bukunya yang terpenting dalam bidang kedokteran ialah al-Kulliyat yang berisi kajian ilmiah pertama kali mengenai tugas jaringan-jaringan dalam kelopak mata. Masih di bidang kedokteran, ada nama yang kayaknya kamu juga udah pernah denger, dialah Ibnu Sina, orang Eropa menyebutnya Avicena. Beliau adalah pakar kedokteran. Meninggalkan sekitar 267 buku. Al-Qanun fi al-Thibb adalah bukunya yang terkenal di bidang kedokteran.
Islam juga punya ahli geografi ulung yang bernama Muhammad bin Ahmad al-Maqdisi. Bukunya, Ahsan at-Taqasim merupakan buku geografi yang nilai sastra Arabnya paling tinggi. Buku tersebut menguraikan tentang semenanjung Arabia, Irak, Syam, Mesir, Maroko, Khurasan, Armenia, Azerbaijan, Chozistan, Persia, dan Karman. Kemudian ada al-Kindi, beliau adalah simbol kedigdayaan ilmuwan muslim. Jempolan dalam ilmu fisika dan filsafat. Beliau bahkan mewariskan sekitar 256 jilid buku. 15 buku di antaranya khusus mengenai meteorologi, anemologi, udara (iklim), kelautan, mata, dan cahaya. Dan dua buah buku mengenai musik. Muhammad, Ahmad, dan Hasan—tiga keturunan Musa Ibnu Syakir, menyumbangkan ilmu teknik pengairan dan matematika. Dan mengenai dunia sejarah, filsafat, dan sosiologi, kudu mengakui sang maestro, Ibnu Khaldun.
Sobat, kalo mau dirinci lagi, wah, kayaknya nggak cukup deh empat halaman buletin ini untuk menuliskan daftar nama ilmuwan muslim yang udah banyak jasanya untuk dunia ini. Dunia memang pantas berhutang kepada Islam dan kaum muslimin, yang telah memberikan jalan untuk meraih kebangkitan ilmu pengetahuan dan teknologi. Amat wajar dong kalo ilmuwan sekelas Emmanuel Deutch berkomentar, “Semua ini memberi kesempatan bagi kami (bangsa Barat) untuk mencapai kebangkitan (renaissance) dalam ilmu pengetahuan modern. Oleh karena itu, sewajarnyalah jika kami selalu mencucurkan airmata manakala kami teringat saat-saat terakhir jatuhnya Granada.” Granada adalah benteng terakhir kaum muslimin di Andalusia yang jatuh ke tangan bangsa Eropa yang kafir.
Sobat muda muslim, orang lain di luar Islam saja mengagumi agama kita, masak kita anteng-anteng aja, bahkan nggak kenal Islam dan kejayaannya. Malu dong. Iya nggak? Memang sih, nggak salah-salah amat kita-kita jadi begini. Sebab, Barat udah berhasil memisahkan Islam dari kehidupan kita. Akibatnya, kita jauh banget dengan Islam. Ironinya, banyak di antara kita yang malah mengamalkan ajaran Barat yang kufur. Buwahaya!
Jadi, mulailah belajar tentang Islam. Kalo males? Wah, kayaknya apa yang disampaikan Imam as-Syafi’i patut kita renungkan, “Barangsiapa tidak memanfaatkan masa mudanya untuk menuntut ilmu, maka bertakbirlah empat kali untuknya sebagai tanda kematiannya.” Nah lho. Jadi, kita ngaji yuk!?
Rabu, 10 Agustus 2011
BAHAYA ISLAM LIBERAL
BAHAYA FIRQAH LIBERAL
PENDAHULUAN.
Islam adalah dien al-haq yang diwahyukan oleh Allah Ta’ala kepada Rasul-Nya yang terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
Islam adalah dien al-haq yang diwahyukan oleh Allah Ta’ala kepada Rasul-Nya yang terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
“Artinya : Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.” [Al-Fath : 28]
Sebagai rahmat bagi semesta alam
“Artinya : Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” [Al-Anbiya :107]
Dan sebagai satu-satunya agama yang diridhai oleh Allah Ta’ala.
“Artinya : Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” [Ali-Imran : 19]
Islam adalah agama yang utuh yang mempunyai akar, dimensi, sumber dan pokok-pokok ajarannya sendiri. Siapa yang konsisten dengannya maka ja termasuk Al-Jama’ah atau Firqah Najiyah (kelompok yang selamat) dan yang keluar atau menyimpang darinya maka ja termasuk firqaih-firqah yang halikah (kelompok yang binasa).
Diantara firqah halikah adalah firqah Liberaliyah. Liberaliyah adalah sebuah paham yang berkembang di Barat dan memiliki asumsi, teori dan pandangan hidup yang berbeda. Dalam tesisnya yang berjudul “Pemikiran Politik Barat” Ahmad Suhelani, MA menjelaskan prinsip-prinsip pemikiran ini. Pertama, prinsip kebebasan individual. Kedua, prinsip kontrak sosial. Ketiga, prinsip masyarakat pasar bebas. Keempat, meyakini eksistansi Pluralitas Sosio – Kultural dan Politik Masyarakat. [Gado-Gado Islam Liberal; Sabili no 15 Thn IX/81]
Islam dan Liberal adalah dua istilah yang antagonis, saling berhadap-hadapan tidak mungkin bisa bertemu. Namun demikian ada sekelompok orang di Indonesia yang rela menamakan dirinya dengan Jaringan Islam Liberal (JIL). Suatu penamaan yang “pas” dengan orang-orangnya atau pikiran-pikiran dan agendanya. Islam adalah pengakuan bahwa apa yang mereka suarakan adalah haq tetapi pada hakikatnya suara mereka itu adalah bathil karena liberal tidak sesuai dengan Islam yang diwahyukan dan yang disampaikan oleh Rasul Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, akan tetapi yang mereka suarakan adalah bid’ah yang ditawarkan oleh orang-orang yang ingkar kepada Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Maka dalam makalah ini akan kita uraikan sanad (asal usul) firqah liberal (kelompok Islam Liberal atau Kelompok kajian utan kayu), visi, misi agenda dan bahaya mereka.
SANAD (ASAL-USUL) FIRQAH LIBERAL
Islam liberal menurut Charless Kurzman muncul sekitar abad ke-18 dikala kerajaan Turki Utsmani Dinasti Shafawi dan Dinasti Mughal tengah berada digerbang keruntuhan. Pada saat itu tampillah para ulama untuk mengadakan gerakan pemurnian, kembali kepada al-Qur’an dan sunnah. Pada saat ini muncullah cikal bakal paham liberal awal melalui Syah Waliyullah (India, 1703-1762), menurutnya Islam harus mengikuti adat lokal suatu tempat sesuai dengan kebutuhan penduduknya. Hal ini juga terjadi dikalangan Syi’ah. Aqa Muhammad Bihbihani (Iran, 1790) mulai berani mendobrak pintu ijtihad dan membukanya lebar-lebar.
Islam liberal menurut Charless Kurzman muncul sekitar abad ke-18 dikala kerajaan Turki Utsmani Dinasti Shafawi dan Dinasti Mughal tengah berada digerbang keruntuhan. Pada saat itu tampillah para ulama untuk mengadakan gerakan pemurnian, kembali kepada al-Qur’an dan sunnah. Pada saat ini muncullah cikal bakal paham liberal awal melalui Syah Waliyullah (India, 1703-1762), menurutnya Islam harus mengikuti adat lokal suatu tempat sesuai dengan kebutuhan penduduknya. Hal ini juga terjadi dikalangan Syi’ah. Aqa Muhammad Bihbihani (Iran, 1790) mulai berani mendobrak pintu ijtihad dan membukanya lebar-lebar.
Ide ini terus bergulir. Rifa’ah Rafi’ al-Tahtawi (Mesir, 1801-1873) memasukkan unsur-unsur Eropa dalam pendidikan Islam. Shihabuddin Marjani (Rusia, 1818-1889) dan Ahmad Makhdun (Bukhara, 1827-1897) memasukkan mata pelajaran sekuler kedalam kurikulum pendidikan Islam [Charless Kurzman: xx-xxiii]
Di India muncul Sir Sayyid Ahmad Khan (1817-18..) yang membujuk kaum muslimin agar mengambil kebijakan bekerja sama dengan penjajah Inggris. Pada tahun 1877 ja membuka suatu kolese yang kemudian menjadi Universitas Aligarh (1920). Sementara Amir Ali (1879-1928) melalui buku The Spirit of Islam berusaha mewujudkan seluruh nilai liberal yang dipuja di Inggris pada masa Ratu Victoria. Amir Ali memandang bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Pelopor Agung Rasionalisme [William Montgomery Waft: 132]
Di Mesir muncullah M. Abduh (1849-1905) yang banyak mengadopsi pemikiran mu’tazilah berusaha menafsirkan Islam dengan cara yang bebas dari pengaruh salaf. Lalu muncul Qasim Amin (1865-1908) kaki tangan Eropa dan pelopor emansipasi wanita, penulis buku Tahrir al-Mar’ah. Lalu muncul Ali Abd. Raziq (1888-1966). Lalu yang mendobrak sistem khilafah, menurutnya Islam tidak memiliki dimensi politik karena Muhammad hanyalah pemimpin agama. Lalu diteruskan oleh Muhammad Khalafullah (1926-1997) yang mengatatan bahwa yang dikehendaki oleh al-Qur’an hanyalah system demokrasi tidak yang lain.[Charless: xxi,l8]
Di Al-Jazair muncul Muhammad Arkoun (lahir 1928) yang menetap di Perancis, ia menggagas tafsir al-quran model baru yang didasarkan pada berbagai disiplin Barat seperti dalam lapangan semiotika (ilmu tentang fenomena tanda), antropologi, filsafat dan linguistik. Intinya Ia ingin menelaah Islam berdasarkan ilmu-ilmu pengetahuan Barat modern. Dan ingin mempersatukan keanekaragaman pemikiran Islam dengan keanekaragaman pemikiran diluar Islam. [Mu’adz, Muhammad Arkoun Anggitan tentang cara-cara tafsir al-Qur’an, Jurnal Salam vol.3 No. 1/2000 hal 100-111; Abd. Rahman al-Zunaidi: 180; Willian M Watt: 143]
Di Pakistan muncul Fazlur Rahman (lahir 1919) yang menetap di Amerika dan menjadi guru besar di Universitas Chicago. Ia menggagas tafsir konstekstual, satu-satunya model tafsir yang adil dan terbaik menurutnya. Ia mengatakan al-Qur’an itu mengandung dua aspek: legal spesifik dan ideal moral, yang dituju oleh al-Qur’an adalah ideal moralnya karena itu ia yang lebih pantas untuk diterapkan.[Fazhul Rahman: 21; William M. Watt: 142-143]
Di Indonesia muncul Nurcholis Madjid (murid dari Fazlur Rahman di Chicago) yang memelopori gerakan firqah liberal bersama dengan Djohan Efendi, Ahmad Wahid dan Abdurrahman Wachid [Adiyan Husaini dalam makalah Islam Liberal dan misinya menukil dari Greg Barton, Sabili no. 15: 88]
Nurcholis Madjid telah memulai gagasan pembaruannya sejak tahun l970-an. Pada saat itu ia telah rnenyuarakan pluralisme agama dengan menyatakan: “Rasanya toleransi agama hanya akan tumbuh diatas dasar paham kenisbian (relativisme) bentuk-bentuk formal agama ini dan pengakuan bersama akan kemutlakan suatu nilai yang universal, yang mengarah kepada setiap manusia, yang kiranya merupakan inti setiap agama” [Nurcholis Madjid : 239]
Lalu sekarang muncullah apa yang disebut JIL (Jaringan Islam Liberal) yang menghasung ide-ide Nurcholis Madjid dan para pemikir-pemikir lain yang cocok dengan pikirannya.
Demikian sanad Islam Liberal menurut Hamilton Gibb, William Montgomery Watt, Chanless Kurzman dan lain-lain. Akan tetapi kalau kita urut maka pokok pikiran mereka sebenarnya lebih tua dari itu. Paham mereka yang rasionalis dalam beragama kembali pada guru besar kesesatan yaitu Iblis La’natullah ‘alaih. (Ali Ibn Abi aI-’Izz: 395) karena itu JIL bisa diplesetkan dengan “Jalan Iblis Laknat”. Sedang paham sekuleris dalam bermasyarakat dan bernegara berakhir sanadnya pada masyarakat Eropa yang mendobrak tokoh-tokoh gereja yang melahirkan moto Render Unto The Caesar what The Caesar’s and to the God what the God’s (Serahkan apa yang menjadi hak Kaisar kepada kaisar dan apa yang menjadi hak Tuhan kepada Tuhan). Muhammad Imarah : 45) Karena itu ada yang mengatakan: “Cak Nur Cuma meminjam pendekatan Kristen yang membidani lahirnya peradaban barat” Sedangkan paham pluralisme yang mereka agungkan bersambung sanadnya kepada lbn Arabi (468-543 H) yang merekomendasikan keimanan Fir’aun dan mengunggulkannya atas nabi Musa ‘alaihis salam [Muhammad Fahd Syaqfah: 229-230]
MISI FIRQAH LIBERAL
Misi Firqah Liberal adalah untuk menghadang (tepatnya : rnenghancurkan) gerakan Islam fundamentalis. mereka menulis: “sudah tentu, jika tidak ada upaya-upaya untuk mencegah dominannya pandangan keagamaan yang militan itu, boleh jadi, dalam waktu yang panjang, pandangan-pandangan kelompok keagamaan yang militan ini bisa menjadi dominan. Hal ini jika benar terjadi, akan mempunyai akibat buruk buat usaha memantapkan demokratisasi di Indonesia. Sebab pandangan keagamaan yang militan biasanya menimbulkan ketegangan antar kelompok-kelompok agama yang ada. Sebut saja antara Islam dan Kristen. Pandangan-pandangan kegamaan yang terbuka (inklusif) plural, dan humanis adalah salah satu nilai-nilai pokok yang mendasari suatu kehidupan yang demokratis.”
Misi Firqah Liberal adalah untuk menghadang (tepatnya : rnenghancurkan) gerakan Islam fundamentalis. mereka menulis: “sudah tentu, jika tidak ada upaya-upaya untuk mencegah dominannya pandangan keagamaan yang militan itu, boleh jadi, dalam waktu yang panjang, pandangan-pandangan kelompok keagamaan yang militan ini bisa menjadi dominan. Hal ini jika benar terjadi, akan mempunyai akibat buruk buat usaha memantapkan demokratisasi di Indonesia. Sebab pandangan keagamaan yang militan biasanya menimbulkan ketegangan antar kelompok-kelompok agama yang ada. Sebut saja antara Islam dan Kristen. Pandangan-pandangan kegamaan yang terbuka (inklusif) plural, dan humanis adalah salah satu nilai-nilai pokok yang mendasari suatu kehidupan yang demokratis.”
Yang dimaksud dengan Islam Fundamentalis yang menjadi lawan firqah liberal adalah orang yang memiliki lima cirri-ciri,yaitu.
[1]. Mereka yang digerakkan oleh kebencian yang mendalam terhadap Barat
[2]. Mereka yang bertekad mengembalikan peradaban Islam masa lalu dengan membangkitkan kembali masa lalu itu
[3]. Mereka yang bertujuan menerapkan syariat Islam
[4]. Mereka yang mempropagandakan bahwa islam adalah agama dan negara
[5]. Mereka menjadikan masa lalu itu sebagai penuntun (petunjuk) untuk masa depan.
[2]. Mereka yang bertekad mengembalikan peradaban Islam masa lalu dengan membangkitkan kembali masa lalu itu
[3]. Mereka yang bertujuan menerapkan syariat Islam
[4]. Mereka yang mempropagandakan bahwa islam adalah agama dan negara
[5]. Mereka menjadikan masa lalu itu sebagai penuntun (petunjuk) untuk masa depan.
Demikian yang dilontarkan mantan Presiden Amerika Serikat, Richard Nixon [Muhammad Imarah : 75]
AGENDA DAN GAGASAN FIRQAH LIBERAL
Dalam tulisan berjudul “Empat Agenda islam Yang Membebaskan; Luthfi Asy-Syaukani, salah seorang penggagas JIL yang juga dosen di Universitas Paramadina Mulya memperkenalkan empat agenda Islam Liberal.
Dalam tulisan berjudul “Empat Agenda islam Yang Membebaskan; Luthfi Asy-Syaukani, salah seorang penggagas JIL yang juga dosen di Universitas Paramadina Mulya memperkenalkan empat agenda Islam Liberal.
Pertama : Agenda politik. Menurutnya urusan negara adalah murni urusan dunia, sistem kerajaan dan parlementer (demokrasi) sama saja.
Kedua : Mengangkat kehidupan antara agama. Menurutnya perlu pencarian teologi pluralisme mengingat semakin majemuknya kehidupan bermasyarakat di negeri-negeri Islam.
Ketiga : Emansipasi wanita dan
Keempat : Kebebasan berpendapat (secara mutlak).
Sementara dari sumber lain kita dapatkan empat agenda mereka adalah.
[1]. Pentingnya konstekstualisasi ijtihad
[2]. Komitmen terhadap rasionalitas dan pembaruan
[3]. Penerimaan terhadap pluralisme sosial dan pluralisme agama-agama
[4]. Permisahan agama dari partai politik dan adanya posisi non-sektarian negara [Lihat Greg Bertan, Gagasan Islam Liberal di Indonesia, Pustaka Antara Paramadina 1999: XXI]
[1]. Pentingnya konstekstualisasi ijtihad
[2]. Komitmen terhadap rasionalitas dan pembaruan
[3]. Penerimaan terhadap pluralisme sosial dan pluralisme agama-agama
[4]. Permisahan agama dari partai politik dan adanya posisi non-sektarian negara [Lihat Greg Bertan, Gagasan Islam Liberal di Indonesia, Pustaka Antara Paramadina 1999: XXI]
BAHAYA FIRQAH LIBERAL
[1]. Mereka tidak menyuarakan Islam yang diridhai oleh Allah AzZa wa Jalla, tetapi menyuarakan pemikiran-pemikiran yang diridhai oleh Iblis, Barat dan pan Thaghut lainnya.
[1]. Mereka tidak menyuarakan Islam yang diridhai oleh Allah AzZa wa Jalla, tetapi menyuarakan pemikiran-pemikiran yang diridhai oleh Iblis, Barat dan pan Thaghut lainnya.
[2]. Mereka lebih menyukai atribut-atribut fasik dari pada gelar-gelar keimanan karena itu mereka benci kepada kata-kata jihad, sunnah, salaf dan lain-lainnya dan mereka rela menyebut Islamnya dengan Islam Liberal. Allah Azza wa Jalla berfirman:
“Artinya : Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman”. [Al-Hujurat : 11]
[3]. Mereka beriman kepada sebagian kandungan al-Qur’an dan meragukan kemudian menolak sebagian yang lain, supaya penolakan mereka terkesan sopan dan ilmiyah mereka menciptakan “jalan baru” dalam menafsiri al-Qur’an. Mereka menyebutnya dengan Tafsir Kontekstual, Tafsir Hermeneutik, Tafsir Kritis dan Tafsir Liberal
Sebagai contoh, Musthofa Mahmud dalam kitabnya al-Tafsir al-Ashri-li al-Qur’an menafsiri ayat (Faq tho ‘u aidiyahumaa) dengan “maka putuslah usaha mencuri mereka dengan memberi santunan dan mencukupi kebutuhannya.” [Syeikh Mansyhur Hasan Salman, di Surabaya, Senin 4 Muharram 1423]
Dan tafsir seperti ini juga diikuti juga di Indonesia. Maka pantaslah mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Artinya : Yang paling saya khawatirkan atas adaalah orang munafik yang pandai bicara. Dia membantah dengan Al-Qur’an.”
Orang-orang yang seperti inilah yang merusak agama ini. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Mereka mengklaim diri mereka sebagai pembaharu Islam padahal merekalah perusak Islam, mereka mengajak kepada kepada Al-Qur’an padahal merekalah yang mencampakkan Al-Qur’an”
Mengapa demikian ? Karena mereka bodoh terhadap sunnah. [Lihat Ahmad Thn Umar al-Mahmashani: 388-389]
[4]. Mereka menolak paradigma keilmuwan dan syarat-syarat ijtihad yang ada dalam Islam, karena mereka merasa rendah berhadapan dengan budaya barat, maka mereka melihat Islam dengan hati dan otak orang Barat.
[5]. Mereka tidak mengikuti jalan yang ditempuh oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabatnya dan seluruh orang-orang mukmin. Bagi mereka pemahaman yang hanya mengandalkan pada ketentuan teks-teks normatif agama serta pada bentuk-bentuk Formalisme Sejarah Islam paling awal adalah kurang memadai dan agama ini akan menjadi agama yang ahistoris dan eksklusif (Syamsul Arifin; Menakar Otentitas Islam LiberaL .Jawa Pos 1-2-2002). Mereka lupa bahwa sikap seperti inilah yang diancam oleh Allah:
“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudahjelas kebenaran baginya. dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia kedalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali.” [An-Nisaa’ 115].
[6]. Mereka tidak memiliki ulama dan tidak percaya kepada ilmu ulama. Mereka lebih percaya kepada nafsunya sendiri, sebab mereka mengaku sebagai “pembaharu” bahkan “super pembaharu” yaitu neo modernis. Allah berfirman:
“Artinya : Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi,” mereka menjawab, “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. Apabila dikatakan kepada mereka, “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman,” mereka menjawab, “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang bodoh itu telah beriman.” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak tahu. [Al-Baqarah 11-13]
[7]. Kesamaan cita-cita mereka dengan cita-cita Amerika, yaitu menjadikan Turki sebagai model bagi seluruh negara Islam. Prof. Dr. John L. Esposito menegaskan bahwa Amerika tidak akan rela sebelum seluruh negara-negara Islam tampil seperti Turki.
[8]. Mereka memecah belah umat Islam karena gagasan mereka adalah bid’ah dan setiap bid’ah pasti memecah belah.
[9]. Mreka memiliki basis pendidikan yang banyak melahirkan pemikir-pemikir liberal, memiliki media yang cukup dan jaringan internasional dan dana yang cukup.
[10]. Mereka tidak memiliki manhaj yang jelas sehingga gagasannya terkesan “asbun” dan asal “comot” . Lihat saja buku Charless Kurzman, Rasyid Ridha yang salafi (revivalis) itupun dimasukkan kedalam kelompok liberal, begitu pula Muhammad Nashir (tokoh Masyumi) dan Yusuf Qardhawi (tokoh Ihwan al-Muslimin). Bahayanya adalah mereka tidak bisa diam, padahal diam mereka adalab emas, memang begitu berat jihad menahan lisan. Tidak akan mampu melakukannya kecuali seorang yang mukmin.
“Artinya : Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia mengucapkan yang baik atau hendaklah ia diam.” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim] (Lihat Husain al-Uwaisyah: 9 dan seterusnya]. Ahlul batil selain menghimpun kekuatan untuk memusuhi ahlul haq. Allah ta’ala berfirman:
“Artinya : Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka pelindung bagi sebagian yang lain. JIka kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.” [Al-Anfaal : 73]
Sementara itu Ustadz Hartono Ahmad Jaiz menyebut mereka berbahaya sebab mereka itu “sederhana” tidak memiliki landasan keilmuwan yang kuat dan tidak memiliki aqidah yang mapan. [Lihat Bahaya Islam Liberal: 40, 64-65]
[Disalin dari Majalah As Sunnah Edisi 04/VI/1423/2002M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta. Jl. Solo – Purwodadi Km 8 Selokaton Gondangrejo – Solo 57183]
Langganan:
Postingan (Atom)
